Postingan

Menampilkan postingan dengan label Rusia

Rusia Buka Pintu untuk Pembocor Amerika

Rusia Buka Pintu untuk Pembocor Amerika MOSKOW  - Pemerintah Rusia membuka peluang pemberian suaka politik untuk Edward Snowden, pembocor rahasia spionase Amerika Serikat, yang saat ini tengah dalam pelarian. "Jika kami menerima permohonan suaka politik dari Snowden, kami akan mempertimbangkannya," kata Sekretaris Pers Kepresidenan, Dmitry Peskov, seperti dikutip koran bisnis Kommersant terbitan Moskow kemarin. Pendiri WikiLeaks, Julian Assange, mendukung iktikad negara-negara lain untuk memberikan suaka politik bagi Snowden, yang disebutnya sebagai pahlawan. Pembocor rahasia Departemen Luar Negeri Amerika Serikat itu mengimbau negara-negara lain bekerja sama mendukung Snowden. "Orang harus meminta para politikus dan media untuk memberikan suaka politik bagi Snowden di negara mereka," kata Assange, yang kini bersembunyi di Kedutaan Besar Ekuador di London sejak setahun silam untuk menghindari ekstradisi ke Swedia. Sempat diberitakan hendak meminta suaka...

Pemerintah Rusia Paksa Warganya Berhenti Merokok

Pemerintah Rusia Paksa Warganya Berhenti Merokok Keputusan ini diambil mengingat kebiasan merokok warga sudah akut. ddd VIVAnews  - Presiden Rusia, Vladimir Putin, akhir pekan lalu memberlakukan secara paksa larangan merokok di tempat umum. Penerapan aturan ini merupakan tindak lanjut dari undang-undang yang telah disahkan pada Februari lalu. Kantor berita  Reuters , 1 Juni 2013, melaporkan larangan itu kemudian diikuti dengan pemberlakuan kenaikan harga rokok mulai Januari 2014. Lantas larangan merokok di tempat umum lainnya seperti restoran, kafe,  hotel  dan penjualan rokok di kios pada Juni 2014. Bagi mereka yang masih merokok pun, masih diberi ruang, namun harus berjarak 15 meter dari pintu masuk bandara, kereta dan kereta bawah tanah serta halte bus. Apabila melanggar, maka pemerintah siap mendenda warganya dengan nilai berkisar dari 500 rubel atau Rp154 ribu hingga 1500 rubel atau Rp461 ribu. Keputusan ini terpaksa diambil Putin, mengingat kebiasan me...

Kapal Tempur Rusia Masuki Timur Tengah, Ada Apa?

Gambar
Kapal Tempur Rusia Masuki Timur Tengah, Ada Apa? Kapal perang Rusia A+  |  Reset  | A- REPUBLIKA.CO.ID, Sejak beberapa dekade lalu, ini kali pertama kapal-kapal tempur Rusia memasuki Laut Meditarenia melalui Terusan Suez. Sebagaimana dilaporkan TV Alalam, armada kapal tempur Angkatan Laut militer Rusia, Kamis (16/5) pagi memasuki perairan Mediterania. Berita itu tersebar  setelah sehari sebelumnya dikabarkan lima kapal tempur Rusia melewati Terusan Suez. Roman Martov, juru bicara Armada Laut Rusia di Samudera Pasifik mengatakan, "Armada kapal tempur Rusia ini berhasil melewati Terusan Suez dan memasuki perairan Mediterania." Ditambahkannya, "Dalam beberapa dekade terakhir, ini adalah untuk pertama kalinya kapal-kapal tempur Armada Laut Pasifik Rusia memasuki wilayah Timur Tengah."  Kapal-kapal tempur itu, kata Martov, saat ini sedang bergerak ke arah Siprus untuk melakukan kunjungan ke pelabuhan Limassol.  Redaktur : ...

Bangkitnya Islam di Rusia

Gambar
Bangkitnya Islam di Rusia I HWAL M aret 2013 Pengantar Dalam persepsi banyak orang, Rusia adalah negara anti Tuhan. Tak salah memang. Sebab, negara yang dulu bernama Uni Soviet ini pernah bersikap anti agama. Kehidupan agama di sana dimatikan, selama hampir satu generasi. Umat Islam Soviet benar-benar menghadapi ujian maha berat. Betapa tidak. Masjid-masjid ditutup, para ustadz dicurigai dan ditangkapi, buku-buku berbahasa Arab dimusnahkan dan bahkan pergi haji pun dilarang. Sungguh keterlaluan! Tapi itu dulu. Sejak Uni Soviet ambruk pada 1991, kehidupan agama di negara yang pernah menjadi nenek moyangnya komunis itu berdenyut kembali. Termasuk di dalamnya agama Islam. Bahkan, Islam yang masuk Soviet sejak abad 7, kini menjadi agama yang paling pesat perkembangannya. Sebagian pengamat meramalkan,  tahun 2050 Islam bakal menjadi agama mayoritas di Rusia. Rubrik  Ihwal  kali ini mencoba mengintip perkembangan Islam di Rusia dari berbagai sumber di antarany...