Postingan

Menampilkan postingan dengan label korupsi

Waria Demo di DPR, Bikin Heboh di Depan Ruang Rapat Timwas Century

Gambar
7 Waria Demo di DPR, Bikin Heboh di Depan Ruang Rapat Timwas Century Foto: Bagus/detikcom Jakarta  - Rapat Timwas Century DPR kedatangan tamu istimewa. Mereka adalah 7 orang waria berpakaian nyentrik yang menggelar aksi demonstrasi. Apa keperluan mereka? 7 orang waria berpenampilan rapih datang sekitar pukul 11.00 WIB, mereka langsung masuk ke ruang KK I Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/5/2013). Sontak kedatangan 7 waria ini membuat heboh, awak media langsung mengerumuni. Sedangkan anggota DPR masih di dalam ruang rapat Timwas Century. Para waria yang menamakan dirinya Aliansi Waria Antikorupsi (Awak) ini ingin menemui anggota Timwas Century yang masih menggelar rapat. Memang awalnya Timwas berencana memanggil KPK pada rapat hari ini, namun KPK menolak hadir karena persoalan yang dibahas sudah masuk pokok persoalan. Setengah melambai para waria membagikan selebaran berisi tuntutan mereka. Mereka mendorong kasus Century dituntaskan. Mereka menuntut penega...

Koruptor Jujur Kasihan Pada Koruptor Kelas Kakap Ilustrasi korupsi

Gambar
Koruptor Jujur Kasihan Pada Koruptor Kelas Kakap Ilustrasi korupsi Koruptor Jujur Kasihan Pada Koruptor Kelas Kakap Ilustrasi korupsi TEMPO.CO ,  Karanganyar -  Mantan Kepala Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Endah Rahmanto Hermansyah sudah selesai menjalani masa hukuman karena menyelewengkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Klodran 2007-2009 sebesar Rp 285,9 juta. Dalam sidang vonis pada Maret 2011 di pengadilan tindak pidana korupsi di Semarang, dia mendapat hukuman 1 tahun 2 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan penjara. Dia bebas pada Januari 2012 karena sudah dipotong masa tahanan. Endah mengaku lega setelah menjalani hukuman. Sebab dia secara sadar mengaku bersalah dan siap bertanggung jawab. "Saya sudah mengakui sebagai koruptor dan minta dihukum berat," katanya kepada Tempo, Rabu, 22 Mei 2013. Ketika dimintai tanggapan tentang koruptor kelas kakap yang menggangsir uang negara hingga ratusan miliar rupiah dan tidak mengaku ber...