Postingan

Menampilkan postingan dengan label pendidikan

Walah, Kepala Sekolah SMK Ini Beri Bocoran UN ke Murid

Gambar
Walah, Kepala Sekolah SMK Ini Beri Bocoran UN ke Murid Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone) JAKARTA  - Indonesian Corruption Watch (ICW) hari ini melaporkan kasus kebocoran kunci jawaban Ujian Nasional (UN) dari SMK Widuri, Jakarta Selatan kepada Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Haryono Umar. ICW, yang siang ini diwakili Siti Juliantari Rachman dan Febri Hendri memberikan bukti-bukti kebocoran UN SMK 2013 kepada Irjen Haryono Umar. Berdasarkan laporan ICW, kepala sekolah SMK Widuri memberikan bocoran kepada muridnya. "Jadi sebenarnya kedatangan kami ke sini meminta untuk melakukan investigasi SMK Widuri Jakarta Selatan mengenai kasus kecurangan UN 2013, meminta investigasi kecurangan UN tersebut," ujar Siti di Gedung Itjen Kemendikbud, Jakarta, Senin (10/6/2013). Lanjutnya, selain mengenai kecurangan UN 2013, dia meminta kepada Irjen untuk memberikan rehabilitasi psikologis di SMK Widuri. "Meminta mengadakan rehabilitasi psikologis kepada anak-anak murid...

Ungkap Potensi Pulau Bawean, Mahasiswa UB Jadi Juara

Gambar
Ungkap Potensi Pulau Bawean, Mahasiswa UB Jadi Juara Foto : Achmad Afif H N dan Angga Erlando/UB JAKARTA -  Indonesia merupakan sebuah negara maritim yang menyimpan beragam potensi wisata bahari. Salah satu tempat wisata tersebut adalah Pulau Bawean yang ada di daerah Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Potensi wisata ini mampu menarik hati dua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk mengembangkannya. Bahkan, atas proposal pengembangan ekonomi di wilayah kepulauan tersebut, dua sekawan itu berhasil menjadi juara pertama pada Lomba Paper Tingkat Nasional yang digelar di Universitas Pattimura, Maluku. Mereka adalah Achmad Afif H N dan Angga Erlando. Pada lomba yang dihelat dalam rangka Rapat Koordinasi Nasional Ikatan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Indonesia (Rakornas IMEPI 1) itu tema yang diusung adalah Model Pengembangan Ekonomi Wilayah Berbasis Kepulauan. “Sebanyak 20 peserta mengikuti lomba ini dari berbagai perguruan tinggi seluruh I...

Siswi SMK Laporkan Kepala Sekolah Cabul

Gambar
Siswi SMK Laporkan Kepala Sekolah Cabul Koran Tempo : BANDUNG   - Tiga orang siswi SMK Negeri 4 Bandung berinisial MV, 18 tahun, AL (17), dan NV (18) melaporkan pelecehan seksual yang diduga dilakukan kepala sekolah tersebut terhadap mereka ke Pemerintah Kota Bandung kemarin. Wakil Wali Kota Ayi Vivananda berjanji menyelesaikan kasus tersebut dalam satu pekan.   "Sebenarnya, saya sudah laporkan kasus itu ke guru BP, tapi mereka bilang sudah biasa" kata MV, ketika ditemui Tempo di kantor Wali Kota, kemarin. Menurut MV, Kepala Sekolah ADW sudah melakukan tindakan pelecehan itu sejak September 2012. Modusnya, ADW mengiming-imingi korban dengan tawaran pembebasan dari biaya sekolah. Menurut kabar, jumlah korban lainnya cukup banyak, tapi hanya mereka bertiga yang berani melapor. AL mengaku pernah dipanggil oleh ADW ke ruang kepala sekolah untuk sekadar berbasa-basi. "Tapi saya malah dipegang-pegang," ujarnya. Saat dia dipanggil untuk kedua kalinya dan diper...

Polisi Kediri: Stop Sebarkan Video Mesum Siswi SMP

Polisi Kediri: Stop Sebarkan Video Mesum Siswi SMP KEDIRI, KOMPAS.com  — Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur, meminta warga hentikan mengedarkan video mesum yang melibatkan pelajar sebuah SMP di Kota Kediri. Polisi mengancam akan menidak tegas warga yang kedapatan menyebarkan video asusila tersebut. "Jika ada masyarakat yang masih menyebarkan, akan kita jerat dengan Undang-Undang Pornografi maupun peraturan lainnya," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota AKP Siswandi kepada  Kompas.com , Rabu (29/5/2013). Saat ini, lanjut Siswandi, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak penyebar video yang melibatkan siswi SMP itu. Menurutnya, sudah ada dua orang yang telah dimintai keterangan terkait video itu, yaitu Ungu (nama samaran), pemeran perempuan dalam video itu, serta ibunya. Kedua orang yang dimintai keterangan itu statusnya masih saksi dan pemeriksaannya dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak polres setem...

Kepsek Terlibat Narkoba, Aktivitas di SMAN 8 Tangerang Normal

Kepsek Terlibat Narkoba, Aktivitas di SMAN 8 Tangerang Normal Metrotvnews.com, Tangerang:   Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Tangerang, Banten, berinisial DI ditangkap petugas Polres Metro Tangerang lantaran membawa narkotika jenis sabu pekan lalu. Sementara proses belajar mengajar di sekolah tersebut tidak terganggu akan kejadian tersebut. Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan, Asril, sekolah baru mengetahui masalah tersebut dari media bukan dari pihak kepolisian. Karena tidak ada surat pemberitahuan dari Polres Tangerang. Pada hari Rabu pekan lalu, sang Kepala Sekolah tidak masuk dan dianggap sakit. Namun pihak sekolah tidak menyangka Kepala Sekolah yang baru menjabat selama 5 bulan itu terlibat kasus narkoba. Sebelumnya DI ditangkap saat dalam perjalanan menuju sekolah, tepatnya di tepi Jl Asahan Raya, Cibodas, Tangerang, Rabu (22/5) pukul 07.00 WIB lalu. Polisi yang curiga pun segera menggeledah Honda City Berwarna perak bernomor polisi B 1325 NEQ yang ia tumpangi. P...

Peneliti: Orientalis Barat tak Ingin Islam Mengakar di Indonesia

Gambar
Peneliti: Orientalis Barat tak Ingin Islam Mengakar di Indonesia   Pendidikan Madrasah masa lalu   Hidayatullah.com— Agar murid lebih memahami tentang pendidikan Islam dan sejarah Indonesia, para guru harus lebih mendalami masalah sejarah. Selain itu agar umat Islam tak ikut-ikutan keliru. “Sejarah sangat penting untuk membentuk kepribadian atau karakter murid,” tegas Ketua Program Pendidikan Pasca Sarjana UIKA Bogor, Dr Adian Husaini dalam “Training Dai dan Guru” di Depok yang diselenggarakan Dewan Da’wah Islamiyah Depok, Lazis DDII dan At Taqwa Qur’anic School. Menurut Adian, kalangan guru harus mempelajari sejarah Indonesia dengan benar, sehingga tidak ‘anut grubyuk’  (ikut-ikutan, red) salah. Penulis buku  “Pendidikan Islam Membentuk Manusia yang Adil dan Beradab”  ini juga menjelaskan banyaknya sejarah yang salah ditulis di Indonesia. Ia menyebut bagaimana bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional bersamaan dengan lahirnya ...

Lulusan UN Terbaik Siap-Siap Terima Hadiah Ini

Gambar
Lulusan UN Terbaik Siap-Siap Terima Hadiah Ini Ujian Nasional A+  |  Reset  | A- REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG---Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung (Babel), akan memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik ujian nasional (UN) 2013 untuk memotivasi siswa meningkatkan prestasi. "Kami akan memberikan penghargaan kepada siswa-siswi lulusan UN terbaik tingkat SLTA dengan memberikan beasiswa, memudahkan mereka masuk ke perguruan tinggi dan lainnya," ujar Wakil Wali Kota Pangkalpinang Malikul Amjad. Ia menjelaskan penghargaan kepada siswa lulusan UN terbaik ini merupakan apresiasi pemerintah agar mereka lebih termotivasi meningkatkan prestasi di tingkat pendidikan yang lebih tinggi. "Bagi siswa-siswi kurang mampu yang berprestasi, pihaknya melalui dinas pendidikan akan memfasilitasi mereka masuk ke perguruan tinggi dan mengusulkan mereka mendapat beasiswa selama menuntut ilmu di perguruan tinggi tersebut," ujarnya. Menurut di...

Ribuan Siswa SMA di Sumut Tak Lulus UN

Gambar
Ribuan Siswa SMA di Sumut Tak Lulus UN Seorang petugas melintas di depan ruang Ujian Nasional di Polres Tanjung Perak, Surabaya, (15/4). Seorang siswa SMK melaksanakan Ujian Nasional di kantor polisi akibat tindak kriminal yang dilakukannya. TEMPO/Fully Syafi TEMPO.CO ,  Medan  - Sebanyak 4.564 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Sumatera Utara dinyatakan tidak lulus ujian nasional (UN) tahun 2013. Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Hendri Siregar merinci dari 4.564 peserta UN yang tidak lulus tersebut, 1.616 orang (1,96%) merupakan siswa Sekolah Menengah Kejuruan dan 2.948 orang (2,51%) adalah siswa SMA dan Madrasah Aliyah. Peserta yang tak lulus UN itu bagian dari 82.425 siswa yang mengikuti ujian. Adapun dari seluruh siswa SMA/MA yang tidak lulus UN, 736 orang adalah jurusan IPA, 2.196 orang  adalah jurusan IPS; 10 siswa dari jurusan bahasa dan 6 siswa dari jurusan agama. "Kami belum dapat menyampaikan hasil secara rinci dan detail, karena hasilnya ...

99,9 Persen Siswa SMU Jawa Timur Lulus UN

99,9 Persen Siswa SMU Jawa Timur Lulus UN 99,9 Persen Siswa SMU Jawa Timur Lulus UN TEMPO.CO , Surabaya-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur mengumumkan hasil Ujian Nasional tingkat pendidikan menengah atas, Kamis sore, 23 Mei 2014. Hasilnya tingkat kelulusan mencapai 99,93 persen. Dari total peserta UN 220.740 siswa, hanya 154 siswa tidak lulus. Kabupaten Sumenep merupakan daerah dengan tingkat ketidaklulusan tertinggi dengan 14 siswa. Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur Harun, mereka yang tidak lulus rata-rata karena sakit atau pindah. "Kabupaten Sumenep banyak yang tidak lulus, tapi itu bisa karena sakit atau pindah," kata Harun ditemui seusai pengumuman Daftar Kolektif Hasil Ujian Nasional SMA 2013 di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur, Kamis, 23 Mei 2013. Sedangkan 10 daerah di Jawa Timur yang memiliki nilai rerata UN tertinggi adalah Kabupaten Lamongan dengan rerata 8,50, Kabupaten Sidoarjo 8,42, Kabupaten Gresik 8,34, Kab...

UN SMA Jawa Barat, Siswa Lulus 99,9 Persen

Gambar
UN SMA Jawa Barat, Siswa Lulus 99,9 Persen Seorang siswi menangis dan berteriak untuk melepaskan tekanan saat mengikuti terapi massal yang diselengarakan oleh LPT YAI, di SMA Diponegoro 1, Rawamangun, Jakarta, Rabu (10/4). Terapi massal yang diikuti oleh siswa-siswi tersebut bertujuan untuk menghilangkan stres dan membuat mereka lebih nyaman menghadapi Ujian Nasional yang akan diselenggarakan Senin mendatang. TEMPO/Dasril Roszandi TEMPO.CO ,  Bandung  -Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Wahyudin Zarkasi mengatakan, kelulusan siswa SMA dan SMK di Jawa Barat mencapai 99,9 persen. "Kelulusan di Jawa Barat yang tertinggi di Indonesia," ujarnya kepada Tempo, Kamis, 23 Mei 2013. Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota pada Kamis malam ini mengambil data kelulusan siswa SMA sederajat. Pengumuman kelulusan oleh sekolah akan dilakukan Jumat, 24 Mei 2013. Teknis cara pengumumannya diserahkan ke sekolah masing-masing. "Bisa lewat papan pengumuman, website sekolah, atau per su...

Oknum Kepsek Diduga Sunat Uang untuk Siswa Miskin

Gambar
Oknum Kepsek Diduga Sunat Uang untuk Siswa Miskin Seorang petugas pos menunjukkan cara pengisian formulir kepada seorang siswa SD untuk pencairan dana Beasiswa Miskin (Ilustrasi) A+  |  Reset  | A- REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Kabar tak sedap kembali terdengar dari dunia pendidikan di Kabupaten Purwakarta. Seorang kepala sekolah diduga telah memotong bantuan siswa miskin (BSM) bagi 17 pelajar di Desa Cileunca, Kecamatan Bojong.  Seharusnya, setiap siswa itu mendapatkan BSM Rp 550 ribu. Namun, pada kenyataannya yang diberikan oknum tersebut hanya Rp 15 ribu. Salah satu orang tua murid kelas 7 SMP Satu Atap Desa Cileunca, Kecamatan Bojong menceritakan, Jumat (10/5), ada informasi bahwa uang BSM sudah cair. Di sekolah tersebut ada 17 siswa yang mendapatkan BSM. "Kemudian, Sabtu (11/5) anak saya bersama 16 rekannya, disuruh kepala sekolah untuk mengambil uang," ujarnya kepada  Republika , Selasa (14/5). Akhirnya, 17 anak tersebut berkumpu...

Pendidikan Hasilkan Lulusan Kuli di Negeri Sendiri

Yogyakarta, GATRAnews  - Politik pendidikan Indonesia sejak Orde Baru hingga Orde Reformasi ini membuat para lulusannya tak lebih sebagai kuli di negeri sendiri, bukan manusia berbudaya Indonesia. Demikian kesimpulan Profesor Sutaryo, peneliti Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. "Meskipun ia seorang doktor, tetap menjadi kuli di negeri sendiri," tegas Guru Besar Fakultas Hukum UGM itu, di Yogyakarta, Selasa (14/5), dalam acara menyambut sarasehan Pendidikan Urun Rembug Seputar Kurikulum 2013. Menurut Prof Sunaryo, jika kurikulum 2013 diterapkan, ada dua kemungkinan yang terjadi. Pertama, lulusan tetap menjadi kuli, atau malah jadi manusia berbudaya Indonesia. Pendidikan yang baik, menurutnya, semestinya mampu menghasilkan lulusan berciri manusia berbudaya Indonesia. "Hal itu penting, karena dengan pendidikan yang baik mampu menghasilkan tokoh-tokoh seperti Sri Sultan Hamengku Buwono IX, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Ahmad Dahlan," k...
Gambar
RSBI Bubar, Jatim Minta Ada Sekolah Plus   TEMPO.CO  –  50 menit yang lalu KONTEN TERKAIT Lihat Foto RSBI Bubar, Jatim Minta Ada Sekolah Plus   TEMPO.CO ,  Surabaya  - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Harun, langsung merespons   putusan Mahkamah Konstitusi agar sekolah Rintisan Sekolah Berstandar Internasional dibubarkan. Jawa Timur, kata dia, siap mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat. Jika RSBI dinyatakan tak perlu diadakan lagi di setiap sekolah, maka pemerintah daerah siap mengembalikan status mereka menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN). »Kalau kemudian RSBI hilang, setidaknya menjadi SSN plus," kata Harun, Rabu 9 Januari 2013. Menurut dia, Sekolah Standar Nasional Plus akan tetap menjadi sekolah unggulan. Selama ini, kata dia, keberadaan RSBI menjadi pembeda dari sistem pendidikan di Indonesia, baik dari segi sarana prasarana, tenaga pengajar, dan input siswanya lebih unggul. Jawa T...
Gambar
PAN Sambut Baik Pembubaran RSBI oleh MK Rivki  - detikNews Jakarta  - Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut baik keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). PAN menganggap RSBI menghalangi warga Indonesia dalam memperoleh pendidikan. "Kita menyambut baik dan mendukung putusan MK yang menghapus sekolah RSBI," ujar Waki Sekretaris Jenderal PAN, Teguh Juwarno saat dihubungi detikcom, Selasa (8/1/2013). Teguh mengatakan, dihapusnya RSBI merupakan bentuk penghilangan diskriminasi pendidikan di Indonesia. Meski demikian, Teguh menganggap ada sisi positif dari RSBI "Memang konsep RSBI baik, menjadi sekolah percontohan. Tapi dalam implementasinya, jadi ajang ekspolitasi. Yang punya uang bisa mendapat pendidikan yang layak. Sedangkan rakyat biasa tidak mendapat akses pendidikan yang memadai karena tidak ada biaya. Anak-anak orang miskin tapi pintar, tak dapat pelayanan dan kualitas baik dalam bidang pendidikan,...