Israel Makin Terkucil
Israel Makin Terkucil
Drs Almuzammil Yusuf
Ketua Grup Kerjasama Bilateral Parlemen Indonesia dan Palestina
Agresi Israel kembali terjadi pada Palestina, khususnya di jalur Gaza yang merupakan daerah kekuasaan Hamas. Tentara Israel yang merupakan tentara terbaik dunia, menggempur Gaza terus menerus selama 8 hari. Menurut situs kementerian pertahanan, http://itjen.kemhan.go.id/node/1300 pasukan khusus Israel Sayeret Matkal adalah ranking keempat dari 10 pasukan khusus terbaik dunia). Tapi, tentara Israel ini terpaksa menyerah tak mau meladeni perang darat. Israel tak mau bentrok melawan pejuang Hamas yang memiliki keberanian di atas rata-rata. Keberanian yang diperoleh dari doktrin Isy kariman auw mut syahidan (Hidup mulia atau mati syahid).
Agresi Israel kembali terjadi pada Palestina, khususnya di jalur Gaza yang merupakan daerah kekuasaan Hamas. Tentara Israel yang merupakan tentara terbaik dunia, menggempur Gaza terus menerus selama 8 hari. Menurut situs kementerian pertahanan, http://itjen.kemhan.go.id/node/1300 pasukan khusus Israel Sayeret Matkal adalah ranking keempat dari 10 pasukan khusus terbaik dunia). Tapi, tentara Israel ini terpaksa menyerah tak mau meladeni perang darat. Israel tak mau bentrok melawan pejuang Hamas yang memiliki keberanian di atas rata-rata. Keberanian yang diperoleh dari doktrin Isy kariman auw mut syahidan (Hidup mulia atau mati syahid).
Meski masih terjajah secara wilayah, Hamas mendapatkan kemenangan hakiki. Yakni, hidup mulia. Kemenangan dari sudut perang darat. Karena menurut hukum internasional, tidak ada penaklukan kalau tidak ada penaklukan darat. Jadi perang Amerika-Irak, itu tidak dikatakan menang, sebelum menguasai darat. Israel tidak pernah menguasasi darat Gaza. Jadi dari sudut itu, moralitas prajurit Gaza luar biasa. Israel makin terkucilkan. Tak hanya di dunia nyata, di dunia maya pun situs-situs Israel rontok.
Menurut Al Muzammil Yusuf, Kemajuan Hamas memang luar biasa, bahkan Arab Spring terinspirasi dari kemenangan Hamas di Pemilu Palestina. “Kita berhutang budi pada Palestina, karena pengakuan kemerdekaan Indonesia dari Mesir adalah atas saran dari Mufti Palestina,” ungkapnya.
Almuzammil yang juga mendapat amanah sebagai Ketua Grup Kerjasama Bilateral Parlemen Indonesia dan Palestina ini tengah bersiap untuk kunjungan ke Gaza ini menyempatkan diri untuk menerima Eman Mulyatman wartawan Sabili yang menemuinya di sela-sela rapat kantor Markas Dakwah DPP Partai Keadilan Sejahtera.
Penulis : Abu Ikram
Komentar